Fear of Missing Out (FOMO) merupakan perasaan cemas yang muncul ketika individu merasa tertinggal dari pengalaman sosial orang lain, terutama akibat penggunaan media sosial. Generasi Z sebagai kelompok usia yang dominan menggunakan TikTok berpotensi mengalami Fear of Missing Out (FOMO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z pengguna media sosial TikTok di Program Studi Ilmu Keperawatan Institut Citra Internasional tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang disebarkan melalui Google Form. Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok memiliki nilai p-value sebesar 0,037 (< α = 0,05) dan self-esteem memiliki nilai p-value sebesar 0,021 (< α = 0,05), sehingga keduanya berhubungan secara signifikan dengan Fear of Missing Out (FOMO). Sementara itu, variabel perbandingan sosial memiliki nilai p-value sebesar 0,090 (> α = 0,05) yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna dengan Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z pengguna media sosial TikTok di Program Studi Ilmu Keperawatan Institut Citra Internasional tahun 2025. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dan self-esteem dengan Fear of Missing Out (FOMO), sementara perbandingan sosial tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistik. Disarankan agar institusi pendidikan berkolaborasi dengan pihak terkait dalam meningkatkan edukasi penggunaan media sosial yang sehat serta penguatan self-esteem pada mahasiswa sebagai upaya pencegahan dampak negatif Fear of Missing Out (FOMO).
Copyrights © 2026