Diabetes melitus (DM) menjadi salah satu masalah kesehatan utama masyarakat global terbesar disebagian besar negara maju dan berkembang yang telah mencapai tingkat mengkhawatirkan. Penyakit DM tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikontrol dengan meningkatkan kepatuhan pemberian insulin setiap hari untuk mengatur jumlah glukosa dalam darah sehingga dapat mencegah komplikasi yang mungkin akan timbul. Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien Diabetes melitus (DM) tipe 2 dalam penggunaan injeksi insulin di Rumah Sakit Umum Daerah Besuki. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan populasi pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Besuki yang berjumlah 182. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus sampel dan diperoleh sampel sebanyak 125 orang. Analisa data yang digunakan adalah uji bivariat dengan Rank Spearman dan di uji multivariat menggunakan Regresi Logistic. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Besuki Pada Bulan Februari 2025. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan uji bivariat dengan rank spearman dan uji multivariat menggunakan regresi logistic, menunjukkan pengetahuan dengan p value = 0,031, pendidikan dengan p value = 0,050, dan dukungan keluarga dengan p value = 0,005. Tidak terdapat hubungan antara usia dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dengan kepatuhan penggunaan injeksi insulin. Dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan terhadap kepatuhan penggunan injeksi insulin pada pasien Diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Daerah Besuki.
Copyrights © 2026