Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan masalah kesehatan global yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara progresif, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Retensi natrium dan air memicu perpindahan cairan ke ruang interstitial yang bermanifestasi sebagai edema, terutama pada pasien di ICU yang mengalami stasis sirkulasi akibat imobilisasi lama. Jika tidak ditangani, edema dapat menyebabkan komplikasi serius seperti Deep Vein Thrombosis (DVT) dan gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi latihan ankle pump dan elevasi kaki 30º terhadap penurunan derajat edema pada pasien CKD di ruang ICU. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada seorang pasien Ny. M di ICU RSUD Tidar Magelang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi derajat edema dengan mengukur kedalaman pitting edema dan lingkar pergelangan kaki (ankle) selama tiga hari intervensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil studi menunjukkan penurunan derajat edema yang signifikan selama tiga hari. Pada hari pertama, pasien mengalami edema Derajat III (kedalaman 6 mm, lingkar ankle 49 cm). Setelah dilakukan intervensi rutin, pada hari ketiga edema menurun menjadi Derajat II (kedalaman 4 mm, lingkar ankle 47 cm). Penerapan kombinasi latihan ankle pump dan elevasi kaki 30 derajat terbukti efektif dalam menurunkan edema pada pasien CKD melalui mekanisme peningkatan aliran balik vena dan pengurangan tekanan hidrostatik.
Copyrights © 2026