Pengetahuan dapat menciptakan perubahan tindakan bagi seseorang, terutama anak-anak. Dalam konteks kesehatan oral, penguasaan teknik menyikat gigi pada kelompok usia 9–12 tahun menjadi strategi kunci untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi. Video animasi memungkinkan anak-anak untuk dapat lebih memperhatikan informasi yang diberikan dan menangkap informasi yang disajikan. Maka, penting untuk dilakukan penelitian terkait edukasi menggunakan media animasi pada anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode video animasi pada level pengetahuan menyikat gigi pada anak usia 9-12 tahun. Jumlah sampel pada penelitian adalah 35 anak. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode eksperimen semu (quasi-eksperimen) one-group pretest-posttest. Penelitian dilakukan pada anak Panti Asuhan Bakti Mulia, Manado. Klasifikasi pengetahuan dilakukan pada kriteria baik, dan kurang baik. Video animasi disajikan terkait dengan cara menyikat gigi. Hasil penelitian berdasarkan analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon diperoleh perbedaan yang bermakna (signifikan) dilihat dari nilai p = 0,000 < α = 0,05. Penelitian menunjukkan sebagian besar mempunyai kriteria baik sebanyak 32 responden (91%) dan kriteria kurang baik sebanyak 3 responden (9%) pada pre-test, dan 100% anak mempunyai kriteria baik pada post-test. Video animasi memiliki kelebihan dalam menampilkan karakter serta visual yang menarik minat anak sekaligus belajar tentang kesehatan gigi. Kesimpulan penelitian ini adalah video animasi promosi kesehatan gigi berpengaruh untuk meningkatkan pengetahuan menyikat gigi pada anak usia 9-12 tahun.
Copyrights © 2026