Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi meningkat dan berisiko menurunkan kualitas hidup pasien. Self care yang baik berperan penting dalam pengendalian glukosa darah dan pencegahan komplikasi, sehingga berpotensi meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self care dan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Desain penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi terdiri dari 81 pasien rawat jalan, dengan 76 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Self care diukur menggunakan kuesioner SDSCA, sedangkan kualitas hidup menggunakan kuesioner DQOL yang valid dan reliabel. Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rho pada tingkat signifikansi 0,05 Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki self care dan kualitas hidup dalam kategori baik. Uji bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara self care dan kualitas hidup (p = 0,000), di mana pasien dengan self care lebih baik cenderung memiliki kualitas hidup lebih baik.. Temuan ini menekankan pentingnya peran perawat dalam memberikan edukasi dan pendampingan self care secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2.
Copyrights © 2026