Perilaku merokok merupakan perilaku berisiko yang berdampak negatif terhadap kesehatan dan masih menjadi masalah serius pada remaja. Kelompok ini rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial dan faktor psikologis sehingga berpotensi memulai kebiasaan merokok sejak dini. Peningkatan jumlah perokok pemula di Indonesia, termasuk di Kota Banda Aceh, menunjukkan pentingnya identifikasi faktor yang berhubungan dengan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja di bawah usia 18 tahun di SMA Negeri 11 Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 44 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan pada Juli 2025 menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji Chi-square menggunakan SPSS 25. Hasil menunjukkan 52,3% responden memiliki perilaku merokok kategori baik. Sebagian besar memiliki pengetahuan baik, sikap positif, dan tindakan pencegahan yang baik. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tindakan, alasan psikologis, dan lingkungan sosial dengan perilaku merokok, sementara pengetahuan, sikap, serta sarana prasarana tidak menunjukkan hubungan signifikan. Disarankan peningkatan edukasi, pengawasan, dan lingkungan yang kondusif untuk pencegahan
Copyrights © 2026