Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi perhatian dalam kesehatan reproduksi remaja karena tingginya kerentanan terhadap perilaku seksual berisiko serta keterbatasan pemahaman mengenai pencegahannya. Upaya edukasi yang sesuai dengan karakteristik remaja diperlukan untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi, salah satunya melalui penggunaan media audiovisual. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas video edukasi dalam meningkatkan pengetahuan mengenai IMS pada siswa SMA di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental melalui rancangan One Group Pre-test Post-test. Sebanyak 97 siswa SMA Methodist Jakarta dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan IMS berisi 19 pertanyaan yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Intervensi diberikan melalui video edukasi berdurasi 6 menit 16 detik, kemudian data dianalisis menggunakan paired-samples t-test dengan IBM SPSS Statistics. Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan kurang sebanyak 67 siswa (69,1%), sedangkan setelah intervensi mayoritas berada pada kategori baik sebanyak 57 siswa (58,8%). Nilai rerata pengetahuan meningkat dari 9,03 menjadi 14,9 dengan selisih sebesar 5,87 poin. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi (p<0,001). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa video edukasi berbasis audiovisual berpotensi menjadi metode promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai IMS.
Copyrights © 2026