Pengetahuan memiliki keterkaitan yang kuat dengan perilaku swamedikasi, Semakin besar pengetahuan, maka perilaku swamedikasi juga semakin meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterkaitan antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi demam dalam masyarakat RT. 30 Desa Tambak Sari Kota Jambi. Metode yang diterapkan adalah cross-sectional yang menganalisis hubungan pengetahuan dengan perilaku swamedikasi demam dengan pemanfaatan sampel sebanyak 75 responden. teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, menganalisis informasi dengan uji statistik chi-squere. Hasil penelitian yang melibatkan 75 responden menunjukkan bahwa swamedikasi demam lebih banyak dilakukan oleh perempuan dengan persentase sebesar 78,7%. Berdasarkan kelompok usia, responden terbanyak berada pada rentang 36–45 tahun yaitu sebesar 38,7%, sedangkan tingkat pendidikan terakhir didominasi oleh lulusan SMA/sederajat sebanyak 44%. Tingkat pengetahuan responden sebagian besar berada pada kategori baik (49,3%), begitu pula perilaku swamedikasi yang mayoritas termasuk kategori baik (44%). Hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi demam menunjukkan kategori baik sebesar 49,3%, kategori cukup 32,0%, dan kategori kurang 18,7%. Berdasarkan Chi-Square Test, diperoleh nilai sig 0,000 sehingga disimpulkan ada hubungan pengetahuan dengan perilaku swamedikasi demam di masyarkat RT. 30 Tambak Sari Kota Jambi.
Copyrights © 2026