Kehamilan risiko tinggi meningkatkan tekanan psikologis yang berdampak pada kesehatan mental dan luaran kehamilan, sehingga penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan kesehatan mental ibu hamil melalui systematic literature review dengan pedoman PRISMA. Pencarian dilakukan pada Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci terkait kehamilan risiko tinggi dan kesehatan mental, dengan kriteria inklusi artikel tahun 2022–2026 dan desain cross-sectional, cohort, case-control, serta quasi-experimental. Dari 3.886 artikel, diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa kesehatan mental ibu hamil dipengaruhi oleh faktor individual, sosial, dan klinis, dengan kehamilan risiko tinggi sebagai determinan utama yang meningkatkan kecemasan dan distress psikologis, sementara usia, riwayat gangguan mental, paritas, dukungan sosial, dan kualitas hubungan pasangan memperkuat kerentanan. Gangguan mental juga berkaitan dengan luaran kehamilan seperti bayi berat lahir rendah dan kelahiran prematur, sementara intervensi non-farmakologis terbukti efektif menurunkan kecemasan. Disimpulkan bahwa kesehatan mental ibu hamil bersifat multidimensional sehingga diperlukan skrining terintegrasi dalam layanan antenatal serta penguatan dukungan sosial.
Copyrights © 2026