Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang berkontribusi terhadap peningkatan risiko komplikasi kehamilan, gangguan pertumbuhan janin, dan bayi berat lahir rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melalui pengembangan pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang memiliki nilai gizi baik dan dapat diterima oleh konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi PUDHITO (Puding Kacang Hijau dan Tofu) sebagai alternatif PMT bagi ibu hamil KEK. Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan tiga formulasi produk, yaitu F1 (125 g kacang hijau dan 50 g tofu), F2 (100 g kacang hijau dan 75 g tofu), dan F3 (75 g kacang hijau dan 100 g tofu). Sampel penelitian terdiri atas 50 panelis agak terlatih yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data daya terima dikumpulkan menggunakan uji hedonik terhadap parameter aroma, tekstur, dan rasa, kemudian dianalisis menggunakan Uji Friedman dengan tingkat kepercayaan 95%. Kandungan gizi dihitung menggunakan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula F3 memperoleh nilai mean rank tertinggi pada aroma (2,08), tekstur (2,16), dan rasa (2,05). Hasil uji Friedman menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada ketiga parameter organoleptik (p>0,05). Formula F3 dipilih sebagai formula terbaik dengan kandungan gizi per 1 porsi (70 ml), yaitu energi 47,7 kkal, protein 2,3 g, lemak 1,1 g, karbohidrat 7,1 g, serat 0,8 g, dan zat besi 0,3 mg. PUDHITO memiliki daya terima yang baik dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif PMT berbasis pangan lokal bagi ibu hamil KEK.
Copyrights © 2026