Penguatan kesehatan mental pada siswa sekolah dasar menjadi salah satu aspek yang sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang perundungan (bullying). Intervensi edukatif berperan strategis dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan ketahanan psikologis siswa sebagai upaya promotive dan preventif kesehatan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang bullying terhadap tingkat pengetahuan siswa SDN 02 Kalisari, Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi tentang bullying sebagian besar cukup (55,0%). Tingkat pengetahuan responden setelah diberikan edukasi tentang bullying meningkat menjadi pengetahuan yang baik sebanyak 90,0%. Hasil uji analisis diperoleh nilai p-value 0,001 (p < 0,05), berarti ada pengaruh edukasi tentang bullying pada peningkatan pengetahuan siswa SDN 02 Kalisari Jakarta Timur. Kesimpulan pada penelitian ini adalah intervensi dalam bentuk edukasi tentang bullying berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan siswa SDN 02 Kalisari Jakarta Timur (p value 0,001). Ada peningkatan persentase jumlah responden yang berpengetahuan baik, yaitu dari 15% menjadi 90%. Saran kepada pihak sekolah untuk mengintegrasikan edukasi bullying sebagai bagian dari program penguatan kesehatan mental siswa yang dilaksanakan secara berkala melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta meningkatkan kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam deteksi dini perilaku bullying pada siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026