Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi dalam kehamilan yang sering terjadi dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas serta mortalitas ibu dan bayi, yang memerlukan perhatian khusus karena berhubungan dengan risiko infeksi maternal, prematuritas, dan komplikasi neonatus lainnya (Prasetyo, 2023). Angka kejadian KPD di Puskesmas Wonokerto pada bulan Januari-Maret 2026 sebanyak 27,7% dari total keseluruhan pasien bersalin. Faktor predisposisi KPD diantaranya usia ibu, paritas, status pekerjaan, riwayat KPD, dan anemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Pada Ibu Bersalin di Puskesmas Wonokerto. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasi analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dan sample penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Wonokerto pada bulan Januari-Maret 2026 yaitu 47 responden menggunakan Total sampling dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan nila p-value pada usia adalah p=0,269 >0,05, paritas p=0,458 >0,05, status pekerjaan p=0,321 >0,05, riwayat KPD sebelumnya p=0,467 >0,05 dan anemia p=0,046 <0,05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan anemia dengan kejadian KPD namun tidak terdapat hubungan antara usia, paritas, status pekerjaan dan riwayat KPD dengan kejadian KPD di Puskesmas Wonokerto.
Copyrights © 2026