Pada umunya bahan pengotor yang sering dijumpai pada bijih felspar adalah kuarsa, oksida besi dan mika yang dapat mempengaruhi kualitas bahan baku felspar. Untuk memperoleh felspar yang siap pakai dengan kualitas yang baik, bijih felspar harus melalui proses benefisiasi terlebih dahulu. Adanya prospek terkait penggunaan bakteri dalam meningkatkan kualitas bahan baku feldspar yang ramah lingkungan, prosesnya memerlukan investasi dan energi yang relatif lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh beberapa variabel bioleaching dan pemisahan magnetik terkait penurunan kadar besi. Proses bioleaching cukup efektif dalam menurunkan kadar Fe, dari 0,63% menjadi 0,0312% dengan persentase penurunan 95.047%
Copyrights © 2018