Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai organisasi sosial kepemudaan yang berfungsi mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan desa. Namun, Karang Taruna di Desa Batang Hari masih menghadapi berbagai kendala, antara lain tata kelola organisasi yang belum optimal, rendahnya kapasitas manajerial pengurus, serta belum berkembangnya aktivitas ekonomi produktif berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya kontribusi pemuda dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat tata kelola organisasi Karang Taruna melalui penyuluhan dan pendampingan pengembangan UMKM guna meningkatkan peran dan kemandirian pemuda. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, penyuluhan mengenai tata kelola organisasi dan kewirausahaan, pelatihan pengelolaan UMKM, pendampingan penyusunan program kerja organisasi, penguatan strategi pemasaran, serta evaluasi melalui observasi, diskusi, dan pengukuran pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus mengenai prinsip tata kelola organisasi yang efektif, peningkatan keterampilan dalam mengelola dan mengembangkan UMKM, serta meningkatnya motivasi pemuda untuk berpartisipasi dalam kegiatan organisasi dan usaha produktif. Selain itu, Karang Taruna mulai menyusun program kerja yang lebih terarah dengan mengintegrasikan pengembangan UMKM sebagai salah satu program unggulan organisasi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kelembagaan Karang Taruna sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi pemuda melalui pengembangan UMKM. Dengan demikian, program ini dapat menjadi model pemberdayaan pemuda berbasis organisasi dan ekonomi lokal yang berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026