Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Capital Intensity, dan Inventory Intensity terhadap Effective Tax Rate (ETR) pada perusahaan Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 46 perusahaan dengan total 230 observasi. Penghindaran pajak diproksikan menggunakan Effective Tax Rate, sedangkan analisis dilakukan melalui regresi linear berganda dengan pendekatan Common Effect Model (CEM) menggunakan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Assets berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Effective Tax Rate, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan profitabilitas lebih tinggi cenderung melakukan penghindaran pajak. Sebaliknya, Capital Intensity dan Inventory Intensity tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap penghindaran pajak dengan nilai adjusted R² sebesar 15,2%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian.
Copyrights © 2026