Udang beku merupakan komoditas ekspor perikanan strategis Indonesia, namun fluktuasi harganya selama 2019–2024 menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha di tingkat petambak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi pasar antara harga domestik Indonesia dan harga impor Amerika Serikat menggunakan pendekatan Vector Error Correction Model (VECM). Metode analisis mencakup uji akar unit ADF-PP, uji kointegrasi Johansen, estimasi VECM, uji kausalitas Granger, Impulse Response Function (IRF), dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Data sekunder bulanan diperoleh dari KKP, BPS, dan USDA. Hasil menunjukkan adanya hubungan kointegrasi jangka panjang yang stabil antara kedua pasar tersebut. Uji kausalitas tidak menunjukkan hubungan dua arah dalam jangka pendek, namun analisis IRF membuktikan bahwa guncangan harga di pasar Amerika Serikat memberikan dampak positif yang persisten terhadap harga domestik. FEVD menegaskan bahwa 89,04% variabilitas harga domestik dijelaskan oleh faktor internal pasar sendiri, sedangkan pengaruh eksternal sebesar 10,96%. Kebijakan stabilisasi harga nasional disarankan untuk berfokus pada penguatan efisiensi rantai pasok domestik daripada sekadar merespons volatilitas global.
Copyrights © 2026