Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi dan kesehatan reproduksi. Salah satu masalah gizi yang masih banyak ditemukan adalah Kekurangan Energi Kronis (KEK) yang dapat berdampak pada kesehatan reproduksi, kualitas kehamilan di masa mendatang, serta meningkatkan risiko stunting pada generasi berikutnya. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai gizi seimbang, kesehatan reproduksi, dan pencegahan KEK menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri melalui program Gerakan Remaja Putri Tangguh dengan memanfaatkan media buku saku sebagai sarana edukasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, pembagian buku saku, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah remaja putri usia 12–18 tahun yang berjumlah 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 50 sebelum intervensi menjadi 87 setelah intervensi. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu memahami materi terkait gizi, serta pencegahan KEK. Penggunaan buku saku terbukti membantu peserta dalam memahami dan mengingat informasi kesehatan yang diberikan. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi promosi kesehatan yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja putri serta mendukung upaya pencegahan KEK sejak dini
Copyrights © 2026