Bayi prematur berisiko mengalami keterlambatan perkembangan motorik akibat ketidakmatangan sistem saraf dan terbatasnya stimulasi selama perawatan di ruang perinatologi. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan adalah baby spa, yang mengombinasikan pijat bayi dan stimulasi gerak untuk mendukung perkembangan motorik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh baby spa terhadap perkembangan motorik bayi prematur di Ruang Perinatologi Level 2 Rumah Sakit Graha Medika Bogor. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 16 bayi prematur yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Perkembangan motorik diukur menggunakan Test of Infant Motor Performance (TIMP) sebelum dan sesudah intervensi baby spa. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor perkembangan motorik meningkat dari 53,13 ± 9,237 sebelum intervensi menjadi 95,50 ± 7,607 setelah intervensi, dengan selisih rata-rata 42,375 poin. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pemberian baby spa terhadap perkembangan motorik bayi prematur. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa baby spa efektif meningkatkan perkembangan motorik bayi prematur dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam pelayanan keperawatan neonatal.
Copyrights © 2026