Latar Belakang: Risiko jatuh merujuk pada situasi di mana individu, khususnya pasien di rumah sakit, berpotensi mengalami terjatuh, yang dapat mengakibatkan cedera serius, perpanjangan waktu pemulihan, serta peningkatan biaya perawatan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan penilaian skala morse dengan kepatuhan melakukan assesment ulang risiko jatuh pada perawat Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Pada penelitian ini mengunakan metode penghitungan sampel dengan teknik purposive sampling dimana besar sampel dalam penelitian ini adalah 62 orang. Analisi data menggunakan uji Chi Square. Hasil: hasil uji statistic chi- square nilai p-Value yang didapatkan adalah 0,000 yang berarti p<0,05 maka H0 ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan penilaian skala morse dengan kepatuhan melakukan assesment ulang risiko jatuh pada perawat. Kesimpulan: ada hubungan pengetahuan penilaian skala morse dengan kepatuhan melakukan assesment ulang risiko jatuh pada perawat. Saran: disarankan untuk secara proaktif meningkatkan pengetahuan dan kompetensi diri terkait penilaian skala Morse dan prosedur asesmen ulang risiko jatuh, baik melalui pelatihan yang difasilitasi rumah sakit maupun melalui pembelajaran mandiri dari sumber-sumber ilmiah terkini. Kata Kunci: assesment ulang risiko jatuh, kepatuhan, pengetahuan, penilaian skala morse
Copyrights © 2026