Batugamping merupakan jenis bahan galian non logam yang menjadi bahan baku utama di dalam pembuatan semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas batugamping. Salah satu alat yang digunakan dalam analisis batugamping untuk mengetahui kandungan unsusr-unsur kimia yang terdapat pada sampel yaitu, dengan menggunakan alat X-Ray fluorescence yang bertujuan untuk mengetahui kandungan kadar dari masing-masing unsur. Dari penelitian yang dilakukan, batugamping PT. Semen Tonasa berwarna putih, dengan kekerasan 2,5-3 skala mohs, tenacity yang keras, kompak, sebagianĀ porfiri , memiliki komposisi mineral kuarsa, kalsit, magnesit dan dolomit. Hasil analisis kualitas CaO pada batugamping telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu 55,00%, dimana kandungan analisis kadar CaO pada batugamping di 25 sampel adalah 55,33%. Semakin banyak kandungan kadar CaO yang terdapat pada batugamping maka semakin baik pula digunakan untuk pembuatan semenĀ portland.
Copyrights © 2015