Penelitian ini mengevaluasi kualitas jaringan internet di SMK Negeri 2 Prabumulih menggunakan pendekatan Quality of Service (QoS) untuk mengidentifikasi parameter yang memerlukan prioritas perbaikan. Trafik jaringan ditangkap menggunakan Wireshark melalui port mirroring pada switch utama sekolah selama 30 hari kerja. Pengukuran mencakup ruang kepala sekolah, ruang guru dan staf tata usaha, ruang DAPODIK, serta laboratorium komputer. Setiap hasil capture diolah untuk memperoleh nilai delay, packet loss, throughput, dan jitter, kemudian diklasifikasikan menggunakan standar TIPHON. Hasil menunjukkan rata-rata delay 268,63 ms, packet loss 14,1965%, throughput 354,925 Mbps, dan jitter 88,54 ms. Delay mencapai indeks 3, throughput indeks 4, sedangkan packet loss dan jitter sama-sama berada pada indeks 2. Indeks QoS gabungan sebesar 2,75 menempatkan kualitas layanan keseluruhan dalam kategori kurang memuaskan. Temuan ini menunjukkan bahwa throughput efektif yang tinggi belum menjamin konsistensi layanan ketika keandalan pengiriman paket dan variasi waktu kedatangan masih bermasalah. Oleh karena itu, disarankan pemantauan QoS berkala, manajemen bandwidth, prioritas trafik berbasis aplikasi, dan pengukuran lanjutan.
Copyrights © 2026