Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan anggaran pada Unit Budgeting salah satu Instansi di Yogyakarta. Penelitian ini mengkaji proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi anggaran serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, digunakan kombinasi metode penganggaran seperti bottom-up budgeting, top-down budgeting, incremental budgeting, dan performance-based budgeting untuk memastikan penyusunan anggaran yang partisipatif dan terarah. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui mekanisme administrasi yang ketat sebagai bagian dari sistem pengendalian internal, sementara tahap evaluasi dilakukan dengan membandingkan anggaran dan realisasi sebagai dasar pengambilan keputusan pada periode berikutnya. Secara umum, pengelolaan anggaran pada Unit Budgeting salah satu Instansi di Yogyakarta dinilai efektif, yang ditunjukkan oleh kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran serta kemampuannya dalam mendukung kelancaran operasional instansi. Meskipun terdapat beberapa pos anggaran dengan realisasi melebihi 100%, kondisi tersebut mencerminkan fleksibilitas anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan operasional yang dinamis. Efektivitas pengelolaan anggaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kompetensi sumber daya manusia, penerapan kombinasi metode penganggaran, sistem pengendalian internal, fleksibilitas anggaran, pemanfaatan teknologi informasi, serta koordinasi dan komunikasi antarunit. Adapun kendala yang dihadapi meliputi dinamika kebutuhan operasional yang sulit diprediksi, keterbatasan pengukuran kinerja yang terstruktur, proses administrasi yang berjenjang, serta perbedaan pemahaman penganggaran antarunit. Namun demikian, berbagai upaya seperti peningkatan koordinasi, fleksibilitas anggaran, dan monitoring rutin telah dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut.
Copyrights © 2026