Latar belakang: Perilaku merokok khususnya pada remaja merupakan perilaku berisiko. Namun yang perlu menjadi perhatian Adalah perilaku merokok turut distimulasi oleh perilaku orangtua. Orangtua sebagai lingkungan terdekat remaja seharusnya dapat menjadi benteng perlindungan dalam perilaku berisiko. Oleh karena hal tersebut perlu adanya kajian lebih lanjut tentang hubungan antara perilaku merokok orangtua dengan perilaku merokok remaja. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan karakteristik orangtua dan perilaku merokok orangtua dengan perilaku merokok remaja. Metode: Penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional pada remaja SMP di Kota Yogayakarta. Populasi dalam penelitian ini yaitu 50 remaja. Sampel pada penelitian ini diambil dengan accidental sampling dan berjumlah 37 remaja. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner karakteristik responden, kuesioner perilaku merokok orangtua dan kuesioner perilaku merokok remaja. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan karakteristik orangtua dan perilaku merokok orangtua dengan perilaku merokok remaja. Hasil: Penelitian menunjukkan hubungan pekerjaan ayah dengan perilaku merokok remaja dengan nilai p sebesar 0,414 (p>0,05), hubungan antara pekerjaan ibu dengan perilaku merokok remaja menunjukkan nilai p sebesar 0,512 (p>0,05) serta hubungan perilaku merokok orangtua dengan perilaku merokok pada remaja yang menunjukkan nilai p yaitu 0,414 (p>0,05). Simpulan: Dari hasil tersebut menunjukkan tidak ada hubungan antara pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, perilaku merokok orangtua dengan perilaku merokok pada remaja. Perilaku merokok pada remaja merupakan perilaku yang komplek dan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor selain karakteristik orangtua dan perilaku merokok orangtua.
Copyrights © 2026