Kegiatan konstruksi kilang minyak merupakan pekerjaan dengan tingkat kompleksitas dan risiko tinggi, yang menuntut keterampilan teknis, disiplin keselamatan, serta kemampuan adaptasi yang baik dari para pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja terhadap kemampuan adaptasi pekerja dalam menghadapi tantangan lapangan pada proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) RU V Balikpapan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pekerja, mandor, dan supervisor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan adaptasi, terutama dalam aspek pengenalan bahaya, pengambilan keputusan cepat, dan efisiensi kerja. Pekerja berpengalaman lebih mampu mengelola stres, menyesuaikan diri terhadap kondisi lingkungan ekstrem, serta menjaga komunikasi dan kolaborasi lintas tim. Selain itu, dukungan organisasi melalui pelatihan HSE, supervisi lapangan, dan budaya keselamatan turut memperkuat proses adaptasi pekerja. Dengan demikian, pengalaman kerja tidak hanya berperan sebagai modal teknis, tetapi juga sebagai faktor pembentuk ketahanan psikologis dan budaya keselamatan di lingkungan proyek migas berskala besar seperti RDMP RU V Balikpapan.
Copyrights © 2026