Keberhasilan konstruksi sumur migas sangat bergantung pada tahapan primary cementing, yang berperan penting dalam memastikan isolasi antar formasi serta mencegah migrasi fluida yang dapat menyebabkan kegagalan sumur. Lapangan Sanga Sanga di Kalimantan Timur merupakan wilayah dengan tantangan geologi yang kompleks, seperti variasi tekanan, permeabilitas, dan kondisi batuan yang heterogen. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis desain primary cementing pada lokasi tersebut dengan mengevaluasi aspek teknis dan operasional, serta meninjau pendekatan terbaik yang dapat diterapkan di lapangan. Melalui evaluasi data teknis dan inspeksi hasil cement bond log, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi untuk meningkatkan keberhasilan penyemenan dan integritas sumur secara keseluruhan.
Copyrights © 2026