Blow Out Preventer (BOP) merupakan salah satu sistem keselamatan utama pada kegiatan pengeboran minyak dan gas bumi yang berfungsi mencegah terjadinya semburan liar (blowout). Keandalan sistem BOP sangat bergantung pada pemahaman dan persepsi personel yang bertanggung jawab terhadap pengoperasian serta perawatannya, khususnya tool pusher sebagai pengawas lapangan tertinggi di rig. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi tool pusher terhadap efektivitas, keandalan, dan penerapan prosedur sistem BOP di lingkungan kerja COSL (China Oilfield Services Limited). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara terstruktur kepada sejumlah tool pusher yang bekerja pada beberapa rig milik COSL di wilayah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum persepsi tool pusher terhadap sistem BOP berada pada kategori baik, dengan tingkat pemahaman tinggi terhadap fungsi dan prosedur pengoperasian. Namun, masih ditemukan beberapa kendala terkait pemeliharaan preventif,ketersediaan suku cadang, serta pelatihan berkala yang perlu ditingkatkan untuk menjaga keandalan sistem secara optimal. Kesimpulannya, peningkatan pelatihan teknis dan evaluasi rutin terhadap sistem BOP menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan operasi pengeboran di COSL.
Copyrights © 2026