Industri perminyakan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, namun aktivitasnya tidak terlepas dari potensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pada kualitas udara, air, dan tanah di wilayah sekitar operasional. Kondisi ini menimbulkan berbagai persepsi masyarakat mengenai perubahan lingkungan yang mereka alami serta kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana masyarakat memandang dampak lingkungan tersebut dan faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mereka. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat merasakan penurunan kualitas lingkungan yang cukup signifikan, terutama terkait pencemaran udara, kondisi tanah, serta kenyamanan hidup di sekitar kawasan industri. Selain itu, perubahan lingkungan tersebut dianggap berpengaruh terhadap kesehatan, beban ekonomi rumah tangga, dan kualitas hidup secara umum. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan edukasi lingkungan, pengawasan yang lebih optimal, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya pengelolaan lingkungan agar tercipta keseimbangan antara kebutuhan industri dan kelestarian lingkungan di wilayah terdampak.
Copyrights © 2026