Pemasangan scaffolding di PT. X memiliki potensi bahaya setelah ditemukannya kasus pekerja terjatuh akibat struktur yang tidak stabil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian menggunakan metode HIRA. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis berdasarkan tingkat kemungkinan dan keparahan. Hasilnya menunjukkan 1 risiko rendah, 6 risiko sedang, 3 risiko tinggi, dan 6 risiko ekstrem yang Sebagian besar terkait kerusakan komponen, pemasangan yang tidak tepat, serta aktivitas kerja di ketinggian. Penelitian menyimpulkan bahwa inspeksi rutin, penggunaan APD, penguatan prosedur keselamatan. Serta penataan ulang area kerja diperlukan guna menurunkan risiko kecelakaan pada kegiatan scaffolding.
Copyrights © 2026