Kegiatan pengelasan pipa di perusahaan kontraktor memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat memicu kecelakaan kerja, seperti percikan api, radiasi UV, asap las, panas, serta risiko ergonomi dan kelistrikan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menilai tingkat risiko pada setiap tahap pekerjaan pengelasan pipa di PT. X. Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk mengenali bahaya, menilai kemungkinan dan dampaknya, serta menentukan kategori risikonya. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai karyawan PT. X secara acak sebanyak 10 orang. Hasil analisis menunjukkan risiko yang bervariasi mulai dari rendah hingga sangat tinggi. Tahap pengelasan menjadi tahap paling berbahaya dengan kategori sangat tinggi akibat paparan percikan api, radiasi, dan asap las. Tahap pembersihan hasil las termasuk kategori tinggi karena potensi cedera mata dan luka sayat. Tindakan pengendalian yang direkomendasikan meliputi penggunaan APD lengkap, pemeriksaan peralatan rutin, penggunaan ventilasi tambahan, dan penerapan prosedur kerja aman. Penerapan JSA terbukti membantu perusahaan dalam memetakan bahaya dan menentukan pengendalian yang tepat untuk menekan kemungkinan kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026