Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan mengelola ekosistem akademik yang dinamis dengan populasi mahasiswa mencapai 14.508 jiwa di berbagai fakultas dan jenjang pendidikan. Tingginya lonjakan beban lalu lintas data pada periode krusial—seperti pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pembayaran termin, dan pendaftaran mahasiswa baru (PMB)—berpotensi menimbulkan masalah kelambatan respons (high latency) dan single point of failure (SPOF) pada basis data terpusat. Penelitian ini bertujuan merancang arsitektur basis data terdistribusi (Distributed Database Management System / DDBMS) berbasis Hybrid Cloud-On Premise yang mengintegrasikan server lokal fakultas (Linux Debian & Mikrotik) dengan infrastruktur Amazon Web Services (AWS RDS & EC2). Metode perancangan menerapkan fragmentasi horizontal berdasarkan predikat fakultas, fragmentasi vertikal pada data master mahasiswa, serta strategi replikasi data terencana. Pemrosesan transaksi diatur menggunakan protokol Two-Phase Commit (2PC) dan Saga Pattern, sedangkan optimasi kueri terdistribusi menerapkan teknik Semi-Join. Hasil pemodelan matematis menunjukkan bahwa implementasi arsitektur DDBMS ini mampu meningkatkan ketersediaan (availability) data akademik hingga 99,995% dan menekan biaya transmisi jaringan secara signifikan. Arsitektur ini memberikan solusi yang skalabel, andal, dan aman bagi efisiensi sistem manajemen data di UNPAB.
Copyrights © 2026