Proyek konstruksi memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi dan rentan terhadap macam-macam risiko yang bisa memengaruhi kinerja sebuah proyek. Penelitian dibuat dengan tujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Hamori Kabupaten Subang melalui identifikasi risiko, penilaian tingkat risiko, serta perumusan mitigasi risiko. Metode penelitian yang dipakai yaitu metode deskriptif kuantitatif menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan wawancara terhadap responden yang terlibat langsung dalam proyek, serta data sekunder yang berasal dari dokumen proyek dan studi literatur. Identifikasi risiko dilakukan menggunakan skala Guttman, sedangkan penilaian risiko memakai metode Severity Index (SI) untuk menghasilkan nilai probabilitas dan dampak risiko. Tingkat risiko selanjutnya diklasifikasikan menggunakan Matriks Probabilitas dan Dampak guna menentukan risiko yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima risiko dominan berkategori tinggi, yaitu hujan ekstrem, kurangnya rambu-rambu K3, kurangnya pengawasan K3, perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan, serta kurangnya pengendalian terhadap jadwal pelaksanaan pekerjaan. Risiko-risiko tersebut memerlukan mitigasi prioritas untuk meminimalkan dampaknya terhadap pelaksanaan proyek.
Copyrights © 2026