Kemacetan pada simpang bersinyal merupakan salah satu permasalahan utama di wilayah perkotaan, terutama ketika pengaturan durasi lampu lalu lintas masih menggunakan sistem fixed-time. Sistem fixed-time memberikan durasi hijau yang tetap pada setiap ruas jalan tanpa mempertimbangkan perubahan volume kendaraan dan panjang antrean. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi lampu lalu lintas adaptif menggunakan metode fuzzy Mamdani dengan simulasi Eclipse SUMO pada Simpang Teling, Kota Manado. Data penelitian diperoleh melalui observasi lapangan berupa volume kendaraan, panjang antrean, dan durasi lampu lalu lintas eksisting. Sistem fuzzy dirancang menggunakan dua variabel input, yaitu volume kendaraan dan panjang antrean, serta satu variabel output, yaitu durasi lampu hijau. Proses fuzzy Mamdani meliputi fuzzifikasi, evaluasi aturan, agregasi, dan defuzzifikasi menggunakan metode centroid. Model simulasi dibangun pada Eclipse SUMO dan diintegrasikan dengan Python serta TraCI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem fuzzy Mamdani dapat menghasilkan durasi lampu hijau secara dinamis sesuai kondisi lalu lintas. Pada contoh perhitungan Jalan Lumimuut, sistem menghasilkan durasi hijau 31 detik dibandingkan durasi fixed-time eksisting sebesar 15 detik.
Copyrights © 2026