Kabupaten Bolaang Mongondow Utara merupakan wilayah agraris di Provinsi Sulawesi Utara dengan Jagung sebagai salah satu komoditas utama. Namun, budidaya Jagung masih menghadapi berbagai kendala, seperti perubahan kondisi lingkungan, keterbatasan monitoring lahan secara real-time, dan rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan sistem precision farming berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung monitoring lingkungan budidaya jagung secara real-time di Kecamatan Bintauna. Sistem dikembangkan menggunakan Raspberry Pi 4 dengan integrasi sensor DHT11, BH1750, sensor curah hujan, sensor anemometer, dan Mi Flora Plant Sensor. Data sensor dikirim melalui internet dan disimpan pada Google Sheets sebagai media monitoring berbasis cloud. Metode penelitian meliputi studi pustaka, survei lapangan, pengumpulan data petani, analisis kebutuhan sistem, pengembangan sistem, serta pengujian blackbox dan usability testing. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu melakukan monitoring lingkungan pertanian secara real-time setiap 10 menit. Hasil usability testing menunjukkan tingkat penerimaan sistem sebesar 92,4%, sedangkan hasil kuesioner petani menunjukkan tingkat penerimaan teknologi IoT sebesar 83,6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa precision farming berbasis IoT berpotensi mendukung transformasi digital pertanian Jagung di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Copyrights © 2026