Perkembangan teknologi informasi mempercepat proses pertukaran data digital, namun juga meningkatkan risiko keamanan seperti penyadapan dan kebocoran data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan data teks menggunakan kombinasi dua algoritma kriptografi kunci simetris klasik, yaitu Vigenere Cipher dan One-Time Pad (OTP). Kelemahan utama dari kedua metode ini terletak pada pengelolaan serta pembangkitan kunci yang mudah ditebak. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengusulkan sebuah kebaruan dengan menerapkan metode pengacakan kunci secara dinamis menggunakan kombinasi dari Linear Congruential Generator (LCG) dan Linear Feedback Shift Register (LFSR) sebagai pembangkit kunci acak (random key generator) pada proses algoritma OTP. Pengujian sistem disimulasikan menggunakan bahasa pemrograman Python. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi metode LCG dan LFSR mampu menghasilkan kunci OTP yang sangat acak dan dinamis. Sistem berhasil melakukan proses enkripsi berlapis yang sulit diprediksi dengan hasil akhir berupa ciphertext yang valid, serta mampu mengembalikannya menjadi bentuk plaintext semula secara tepat melalui proses dekripsi.
Copyrights © 2026