Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh program pelatihan dan pengembangan karir terhadap peningkatan produktivitas kerja karyawan pada pabrik garmen. Industri garmen memiliki karakteristik padat karya, target produksi yang ketat, variasi keterampilan operator, serta tuntutan kualitas dan ketepatan pengiriman yang tinggi. Kondisi tersebut menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai faktor penting dalam menjaga efisiensi dan daya saing perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 1.100 karyawan, sedangkan sampel ditetapkan sebanyak 293 responden menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling berdasarkan masa kerja, pengalaman mengikuti pelatihan, serta status keaktifan karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan membantu meningkatkan keterampilan teknis, ketepatan proses, kemampuan memecahkan masalah, dan konsistensi kualitas hasil produksi. Pengembangan karir melalui jalur promosi yang jelas, penilaian kinerja yang objektif, mentoring, dan kesempatan peningkatan kompetensi turut memperkuat motivasi serta komitmen karyawan. Secara simultan, program pelatihan dan pengembangan karir memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas kerja. Temuan ini menegaskan perlunya evaluasi pelatihan secara berkelanjutan dan penyelarasan kebijakan karir dengan kebutuhan kompetensi, target produksi, serta strategi perusahaan.
Copyrights © 2026