Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, struktur aset, dan pertumbuhan penjualan terhadap kebijakan hutang pada perusahaan sektor perdagangan subsektor perdagangan eceran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 18 perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan yang memenuhi kriteria, dengan total 30 observasi selama periode penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan hutang yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kebijakan hutang. Sementara itu, struktur aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang, yang menunjukkan bahwa semakin besar proporsi aset tetap, semakin tinggi penggunaan hutang perusahaan. Pertumbuhan penjualan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan hutang, yang mengindikasikan bahwa peningkatan penjualan mendorong kebutuhan pendanaan eksternal. Secara simultan, profitabilitas, likuiditas, struktur aset, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel-variabel independen mampu menjelaskan sebagian besar variasi kebijakan hutang, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026