Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Marketing Mix yang mencakup green product, green price, dan green promotion terhadap volume penjualan, dengan memposisikan minat beli sebagai variabel intervening pada UMKM Furniture Kayu Wood Mood Jepara. Eksplorasi ini didorong oleh meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan yang mengubah preferensi konsumen ke arah produk ramah lingkungan. Fenomena tersebut mengharuskan pelaku usaha sektor kerajinan kayu mengadopsi strategi pemasaran berkelanjutan demi mempertahankan keunggulan kompetitif dan mengoptimalkan performa bisnis mereka. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan Wood Mood Jepara melalui teknik purposive sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) via aplikasi SmartPLS, melewati tahapan uji validitas, reliabilitas, serta evaluasi outer model dan inner model. Hasil analisis mengungkapkan bahwa green price memiliki kontribusi positif dan signifikan dalam menstimulasi minat beli maupun volume penjualan. Variabel minat beli juga terbukti mampu mendongkrak volume penjualan sekaligus memediasi pengaruh green price secara signifikan. Sebaliknya, aspek green product dan green promotion tidak memperlihatkan dampak signifikan terhadap minat beli ataupun volume penjualan. Realitas ini mengindikasikan bahwa konsumen cenderung memprioritaskan faktor keterjangkauan harga dan nilai fungsional produk ketimbang klaim ramah lingkungan atau kampanye hijau. Implikasinya, pelaku UMKM disarankan menyempurnakan strategi penetapan harga yang kompetitif namun tetap berbasis nilai keberlanjutan demi memicu keputusan pembelian.
Copyrights © 2026