Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi guru terhadap kepuasan belajar siswa serta menguji peran kualitas pembelajaran sebagai variabel intervening pada siswa SMAN 10 Pandeglang. Kompetensi guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi efektivitas proses pembelajaran dan tingkat kepuasan siswa dalam memperoleh pengalaman belajar di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel yang diteliti. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada siswa sebagai responden. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan uji mediasi untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar siswa serta kualitas pembelajaran. Selain itu, kualitas pembelajaran juga terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan belajar siswa. Temuan uji mediasi mengungkapkan bahwa kualitas pembelajaran berfungsi sebagai variabel intervening parsial yang memperkuat hubungan antara kompetensi guru dan kepuasan belajar siswa. Artinya, peningkatan kompetensi guru tidak hanya berdampak secara langsung pada kepuasan belajar, tetapi juga melalui peningkatan kualitas proses pembelajaran. Secara simultan, kompetensi guru dan kualitas pembelajaran mampu menjelaskan sebesar 23,3% variasi kepuasan belajar siswa, sedangkan 76,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru perlu diimbangi dengan penguatan kualitas pembelajaran guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, bermakna, dan memuaskan bagi peserta didik.
Copyrights © 2026