Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan GoPay dan financial literacy terhadap perencanaan anggaran dengan self-control sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Kota Palangka Raya. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif eksplanatori digunakan dalam penelitian ini, yang dilaksanakan pada April hingga Mei 2026. Sampel berjumlah 97 responden yang merupakan mahasiswa Generasi Z pengguna aktif GoPay, dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert 5 poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil pengujian outer model menunjukkan seluruh variabel memenuhi syarat validitas konvergen, validitas diskriminan, serta reliabilitas yang memadai. Pada pengujian inner model, nilai R² Perencanaan Anggaran sebesar 0,691 dan Self-Control sebesar 0,876 mengindikasikan daya penjelas model yang baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa penggunaan GoPay berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-control (β=0,755; p=0,000) dan perencanaan anggaran (β=0,314; p=0,045). Financial literacy juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-control (β=0,211; p=0,020) dan perencanaan anggaran (β=0,345; p=0,011). Namun, self-control tidak berpengaruh signifikan terhadap perencanaan anggaran (β=0,216; p=0,219) dan tidak terbukti memediasi pengaruh penggunaan GoPay maupun financial literacy terhadap perencanaan anggaran. Dengan demikian, penggunaan GoPay dan financial literacy secara langsung berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan perencanaan anggaran Generasi Z tanpa melalui self-control sebagai perantara.
Copyrights © 2026