Pengelolaan aset dan inventaris merupakan salah satu aspek kritis dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang akuntabel dan efisien di berbagai sektor, termasuk pendidikan, industri, logistik, dan sektor publik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi ketidakakuratan pencatatan, lemahnya sistem pelacakan, serta rendahnya efisiensi dalam pemantauan aset secara real-time. Teknologi Radio Frequency Identification (RFID) hadir sebagai solusi potensial yang mampu mengotomatisasi proses pencatatan dan identifikasi aset secara otomatis. Kajian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk memetakan perkembangan, manfaat, tantangan, serta peluang penerapan teknologi RFID dalam sistem manajemen aset dan inventaris lintas sektor. Sebanyak 30 artikel ilmiah dari jurnal nasional terakreditasi SINTA dan jurnal internasional bereputasi ditelaah secara sistematis menggunakan protokol pencarian yang terstruktur berbasis panduan PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi RFID dengan sistem informasi manajemen aset terbukti meningkatkan akurasi data hingga 40%, mempercepat proses inventarisasi, serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan aset. Teknologi UHF RFID mendominasi implementasi, sementara platform IoT menjadi teknologi pendukung yang paling banyak diadopsi. Namun demikian, sejumlah hambatan seperti keterbatasan anggaran, resistensi pengguna, minimnya landasan teori eksplisit, serta kesenjangan antara penelitian keamanan RFID teoretis dan praktik di lapangan masih menjadi kendala utama. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi adopsi teknologi RFID yang lebih kontekstual, terukur, dan dapat digeneralisasi lintas sektor maupun lintas negara.
Copyrights © 2026