Transformasi perdagangan digital telah menjadikan kualitas antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna sebagai faktor strategis dalam menentukan keberhasilan aplikasi e-commerce. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh User Interface (UI) dan User Experience (UX) terhadap kepuasan, kepercayaan, niat pembelian, retensi, dan loyalitas pengguna. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan kerangka PRISMA melalui tahap penentuan kriteria inklusi, penelusuran sumber literatur, seleksi artikel, ekstraksi data, dan sintesis temuan. Sebanyak 15 artikel yang terbit pada periode 2020–2026 dianalisis berdasarkan objek aplikasi, pendekatan perancangan, indikator usability, serta keluaran bisnis yang dilaporkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa navigasi yang intuitif, konsistensi visual, desain responsif, kejelasan informasi produk, keamanan transaksi, kecepatan sistem, dan kemudahan proses checkout merupakan dimensi yang paling sering dikaitkan dengan keberhasilan aplikasi. UI yang menarik membentuk kesan awal dan kredibilitas, sedangkan UX yang efisien mengurangi beban kognitif, kesalahan interaksi, dan kecenderungan pengguna meninggalkan transaksi. Kepuasan pengguna juga berperan sebagai penghubung antara kualitas UI/UX dengan niat menggunakan kembali serta loyalitas. Pendekatan User-Centered Design, Human-Centered Design, Design Thinking, dan pengembangan iteratif terbukti membantu menyelaraskan fitur dengan kebutuhan nyata pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa investasi UI/UX perlu diposisikan sebagai strategi bisnis berkelanjutan, bukan sekadar penyempurnaan visual, karena berpengaruh terhadap kualitas layanan digital dan daya saing platform e-commerce secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026