Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penataan kawasan dan fasilitas pendukung terhadap kepuasan pelaku UMKM di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi Kawasan Balai Buntar dari ruang olahraga menjadi pusat kuliner dan aktivitas UMKM yang memerlukan evaluasi kebijakan penataan kawasan secara empiris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pelaku UMKM yang aktif berjualan di Kawasan Balai Buntar sebanyak 100 orang, dengan sampel sebanyak 50 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, penataan kawasan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM (t-hitung = 2,671; Sig. = 0,010) dan fasilitas pendukung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM (t-hitung = 5,433; Sig. = 0,000). Secara simultan, penataan kawasan dan fasilitas pendukung bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM (F-hitung = 71,208; Sig. = 0,000). Nilai R Square sebesar 0,752 menunjukkan bahwa 75,2% variasi kepuasan pelaku UMKM dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen, sedangkan sisanya 24,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian. Kesimpulannya, penataan kawasan dan fasilitas pendukung baik secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelaku UMKM di Kawasan Balai Buntar Kota Bengkulu, dengan fasilitas pendukung merupakan faktor yang paling dominan.
Copyrights © 2026