Perkembangan social commerce telah mengubah pola perilaku konsumen dalam berbelanja secara berani, terutama melalui platform TikTok Shop yang mengintegrasikan media sosial dan aktivitas perdagangan elektronik. Berbagai strategi promosi harga diterapkan untuk menarik minat konsumen, di antaranya penahan harga dan voucher diskon . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangkar harga dan voucher diskon terhadap keputusan pembelian serta membandingkan efektivitas kedua strategi tersebut pada konsumen TikTok Shop di Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling terhadap 105 responden yang merupakan pengguna aktif TikTok Shop, pernah melihat tampilan harga coret ( ancoring price ), dan pernah menggunakan voucher diskon saat bertransaksi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara berani dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penahan harga dan voucher diskon berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Anchoring price mampu membentuk persepsi nilai yang lebih tinggi melalui perbandingan antara harga referensi dan harga aktual, sedangkan voucher diskon meningkatkan minat beli melalui manfaat penghematan yang dirasakan konsumen. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa kedua strategi promosi harga efektif dalam mendorong keputusan pembelian pada konsumen TikTok Shop. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam menentukan strategi promosi yang tepat guna meningkatkan penjualan dan daya saing pada platform social commerce .
Copyrights © 2026