Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, tax burden, kepemilikan asing, thin capitalization, dan exchange rate terhadap keputusan transfer pricing. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor industrial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2021-2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 8 perusahaan dengan total 32 unit analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari laman resmi Bursa Efek Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial profitabilitas, kepemilikan asing, dan thin capitalization tidak berpengaruh signifikan dengan hubungan arah positif terhadap transfer pricing. Tax burden berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap transfer pricing. Sementara exchange rate berpengaruh positif dan signifikan terhadap transfer pricing. Secara simultan kelima variabel berpengaruh terhadap transfer pricing dengan kemampuan menjelaskan sebesar 25,44% sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa fluktuasi nilai tukar menjadi pertimbangan utama perusahaan sektor industrial dalam menetapkan kebijakan transfer pricing, sehingga dapat menjadi acuan bagi manajemen dan otoritas pajak dalam memperkuat pengawasan transaksi afiliasi. Hasil penelitian ini diinterpretasikan dengan mempertimbangkan keterbatasan penelitian yang ada, sekaligus membuka peluang bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan kajian terkait determinan transfer pricing dengan menambahkan variabel atau sektor industri lainnya.
Copyrights © 2026