Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Accounting, Kinerja Lingkungan, dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Profitabilitas dengan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan yang menuntut perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 15 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 12 untuk menguji hubungan antarvariabel serta peran moderasi ukuran perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk aktivitas lingkungan dalam jangka pendek dapat menekan tingkat keuntungan. Kinerja lingkungan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan yang baik mampu meningkatkan nilai perusahaan dan kepercayaan pemangku kepentingan. Sementara itu, CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Selain itu, ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh green accounting, kinerja lingkungan, maupun CSR terhadap profitabilitas. Dalam perspektif Islam, penerapan green accounting, kinerja lingkungan, CSR, dan pencapaian profitabilitas sejalan dengan prinsip tanggung jawab, keadilan, dan keberlanjutan sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan Hadis.
Copyrights © 2026