Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kota Bengkulu memiliki potensi wisata alam, sejarah, dan budaya yang dapat dikembangkan sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pariwisata dalam meningkatkan ekonomi lokal di Kota Bengkulu serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pelaku UMKM, masyarakat sekitar kawasan wisata, dan Dinas Pariwisata Kota Bengkulu. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman sebagai dasar perumusan strategi pengembangan pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan ekonomi lokal, terutama melalui berkembangnya UMKM, peningkatan pendapatan masyarakat, dan terciptanya peluang kerja. Namun, pengembangan pariwisata masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya inovasi produk, promosi yang belum optimal, keterbatasan sarana pendukung, ketergantungan terhadap kondisi cuaca, serta masih rendahnya kunjungan wisatawan dari luar daerah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi potensi kuliner dan budaya lokal, penguatan promosi berbasis digital, peningkatan kualitas produk dan pelayanan UMKM, pengembangan kerja sama antarwilayah, serta peningkatan infrastruktur dan partisipasi masyarakat. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pariwisata sekaligus memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026