Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) pada perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020 – 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 175 data observasi yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 12 setelah melalui serangkaian pengujian model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh positif signifikan terhadap Return on Assets (ROA), yang mengindikasikan bahwa tingginya kecukupan modal belum tentu mampu meningkatkan profitabilitas bank. Sementara itu, Non-Performing Loan (NPL) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA, sehingga semakin tinggi risiko kredit dan tingkat inefisiensi operasional akan menurunkan profitabilitas perusahaan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap ROA. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas perbankan lebih dipengaruhi oleh kemampuan bank dalam mengendalikan risiko kredit dan meningkatkan efisiensi operasional dibandingkan dengan besarnya tingkat kecukupan modal yang dimiliki.
Copyrights © 2026