Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas laba dan risiko bisnis terhadap nilai perusahaan, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol, pada perusahaan sektor Non-Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2023–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausalitas berbasis data panel sekunder. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 56 perusahaan dengan total 112 observasi selama dua periode pengamatan. Kualitas laba diproksikan dengan Quality of Earnings Ratio (QoE), risiko bisnis diukur menggunakan logaritma natural dari standar deviasi Earnings Before Interest and Taxes (EBIT), nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin's Q, dan ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas laba tidak terbukti berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sedangkan risiko bisnis terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa hubungan antara kualitas laba dan nilai perusahaan di sektor Non-Cyclical dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor struktural yang mengurangi sensitivitas investor terhadap informasi laba. Sementara itu, pengendalian risiko operasional yang efektif merupakan faktor krusial dalam menjaga valuasi perusahaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang ada dengan mengintegrasikan kedua variabel tersebut dalam satu kerangka analisis yang berfokus pada perusahaan Non-Cyclical di pasar modal Indonesia.
Copyrights © 2026