Investasi emas merupakan instrumen keuangan yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mempertahankan nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi dan tekanan inflasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi fluktuasi harga emas, ekspektasi inflasi, dan literasi keuangan terhadap keputusan investasi emas pada nasabah PT Pegadaian (Persero) Unit Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling sebanyak 172 responden yang telah melakukan investasi emas dari total populasi 300 nasabah, menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima kategori dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi melalui perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi fluktuasi harga emas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi emas. Ekspektasi inflasi berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel dengan kontribusi pengaruh paling dominan dengan nilai beta terstandarisasi sebesar 0,767. Literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan, mengindikasikan bahwa investor dengan pemahaman keuangan lebih tinggi cenderung mempertimbangkan diversifikasi instrumen investasi lainnya. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi emas dengan nilai koefisien determinasi sebesar 86,1%. Temuan penelitian menegaskan bahwa keputusan investasi emas terbentuk melalui pertimbangan persepsi kondisi ekonomi, ekspektasi perubahan makroekonomi, serta kapasitas individu dalam memahami dan memanfaatkan informasi keuangan sebagai landasan pengambilan keputusan yang rasional.
Copyrights © 2026