Kinerja karyawan merupakan faktor kunci dalam keberhasilan operasional perusahaan jasa, termasuk bengkel resmi AHASS PT Haribaru Gemilang yang bergerak di bidang perawatan dan servis sepeda motor Honda. Berdasarkan hasil pra-survei, kinerja karyawan perusahaan belum mencapai tingkat optimal, yang tercermin dari pencapaian target servis hanya 86%, tingkat keluhan pelanggan 14%, tingkat absensi 9% per bulan, serta keterlambatan penyelesaian pekerjaan sebesar 18% per bulan. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh beban kerja dan motivasi kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada AHASS PT Haribaru Gemilang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh karyawan AHASS PT Haribaru Gemilang yang berjumlah 35 orang (teknik sensus). Variabel beban kerja diukur menggunakan empat indikator, yaitu target yang harus dicapai, kondisi pekerjaan, penggunaan waktu kerja, dan standar pekerjaan. Variabel motivasi kerja diukur berdasarkan teori hierarki kebutuhan Maslow melalui lima indikator, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Variabel kinerja karyawan diukur melalui lima indikator, yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektivitas kerja, dan kemandirian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin, dan analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam bidang manajemen sumber daya manusia serta memberikan rekomendasi praktis bagi manajemen perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui pengelolaan beban kerja yang proporsional dan penguatan motivasi kerja.
Copyrights © 2026